Tips Membeli Proyektor Bekas yang Berkualitas

xerangalam.com – Tips Membeli Proyektor Bekas yang Berkualitas. Sama halnya dengan cara memilih laptop bekas, memilih proyektor bekas yang berkualitas pun harus memerlukan kejelian yang cukup tinggi, karena bukan tidak mungkin proyektor yang telah sobat beli tidak seperti yang sobat harapkan, apalagi jika proyektor tersebut dibandrol dengan harga yang cukup tinggi, jangan sampai sobat mendapat proyektor yang kualitasnya rendah dengan harga yang cukup mahal, terlebih lagi, rata-rata kerusakan yang dialami proyektor jarang ada yang bisa diperbaiki, kebanyakan kerusakannya harus diganti seperti artikel saya sebelumnya yang membahas tentang kerusakan yang sering dialami proyektor. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih proyektor bekas.

Tips Membeli Proyektor Bekas yang Berkualitas


  • Periksa Lama Pemakaian Lampu Proyektor.
    Lampu proyektor merupakan bagian yang cukup penting untuk diperhatikan sebelum sobat membeli sebuah proyektor bekas, anda perlu melihat masa pemakaian lampu proyektor tersebut, karena lama pemakaian akan mempengaruhi kecerahan tampilan pada suatu proyektor. Banyak orang yang mengira batas lampu suatu proyektor adalah 3000 jam, setelah itu lampu tidak bisa digunakan lagi, padahal bukan seperti itu. Proyektor yang masa pemakaian lampunya hampir 3000 jam atau bahkan lebih masih bisa digunakan, hanya saja tingkat kecerahannya sudah jauh menurun. oleh karena itu, kalau sobat ingin membeli proyektor bekas, usahakan memilih masa pemakaianlampu masih dibawah 1500 jam agar tingkat kecerahan tampilannya masih cukup maksimal.

  • Pastikan Tidak ada Bintik pada Tampilan Proyektor.
    Untuk hal yang ini, sobat harus jeli dalam memperhatikan tampilan pada sebuah proyektor, jangan sampai proyektor yang akan sobat beli sudah bintik-bintik meskipun sangat sedikit bintiknya, karena bila proyektor tersebut sudah bintik-bintik, kemungkinan umur DMD proyektor tersebut sudah terlalu tua dan semakin lama, bintik-bintik tersebut akan bertambah banyak, seperti artikel saya sebelumnya tentang proyektor bintik-bintik

  • Amati Tampilan Warna Proyektor.
    Sama dengan point diatas, warna pada tampilan sebuah proyektor juga harus diperhatikan dengan teliti, karena jika proyektor yang akan sobat beli tiba-tiba berubah warna saat digunakan, ada kemungkinan proyektor tersebut mengalami kerusakan pada color wheelnya. Color Wheel adalah komponen yang berfungsi untuk memberikan warna pada tampilan proyektor. Bila piringan tersebut rusak, akan berpengaruh pada kinerja proyektor, mulai dari proyektor berubah warna sampai proyektor tiba-tiba mati sendiri.

  • Cermati Tingkat Kecerahan pada Tampilan Proyektor.
    Meskipun proyektor tersebut memiliki masa pemakaian lampu masih dibawah 1500 jam, tidak menjamin proyektor tersebut memiliki tingkat kecerahan yang cukup maksimal, karena masa pemakaian lampu pada proyektor bisa direset kembali. Itu sebabnya, sobat perlu mengamati dengan cermat tingkat kecerahan proyektornya. Jangan sampai keterangan masa pemakaian lampu pada proyektor menunjukkan angka dibawah 1500 jam, namun tingkat kecerahannya sangat buruk, dan cenderung sudah redup.

  • Nyalakan Proyektor Diatas 2 Jam.
    Uji coba yang sering digunakan pada proyektor biasanya dengan menggunakan proyektor tersebut lebih dari 2 jam, selain digunakan untuk menguji performa proyektor, menyalakan proyektor diatas 2 jam juga bisa digunakan untuk memeriksa keadaan ventilasi udara dan performa kipas pendinginnya. Jika proyektor tersebut dinyalakan lebih dari 2 jam dan tidak ada keanehan pada proyektor, termasuk indikator tempnya (indikator suhu) tidak nyala, bisa dipastikan proyektor tersebut masih cukup bagus.

Jika keempat hal diatas sudah sobat lakukan, dan proyektor yang akan sobat beli lolos pemeriksaan, bisa dipastikan proyektor tersebut masih dalam kondisi baik dan berkualitas. Sekian artikel saya tentang Tips Membeli Proyektor Bekas yang Berkualitas. Semuga bermanfaat

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Membeli Proyektor Bekas yang Berkualitas"

Post a Comment